Google Bantah Cuma Lindungi Islam
SUARAPUBLIC - Penyedia layanan search engine terbesar dunia, Google, membantah hanya membela kepentingan Islam di atas agama lainnya. Pernyataan tersebut guna menjawab tuduhan Google telah menyensor kata-kata kunci yang anti-Islam dalam hasil pencariannya.Bisa dicoba jika pengguna Google mengetik kata "Christianity is" (Kristen adalah), maka dalam kotak pencarian akan langsung muncul daftar rekomendasi frasa yang bernada negatif. Begitu juga jika pengguna mengetikkan "Buddhism is" (Buddha adalah). Hanya sedikit yang sesuai dan positif. Berita lengkapnya...