TERBARU

Situs ini tak lagi apdate. Kunjungi situs kami lainnya
SUARAPUBLIC.COM

Ledakan Bom Tewaskan 15 Orang

Baghdad - Bom bunuh diri kembali terjadi di Baghdad, Irak. Peristiwa naas terjadi di Bank Sentral Irak dan menyebabkan 15 orang tewas.

Pelaku bom bunuh diri masuk bersama beberapa orang pria bersenjata dengan mengenakan pakaian militer dan juga menyandera beberapa orang di dalam bank. Tentara keamanan pun segera melakukan pengepungan.

Menurut salah seorang pejabat kementerian pertahanan Irak mengatakan, serangan terjadi sekitar pukul 02.50 waktu setempat. Kawanan pelaku masuk dengan mengenakan seragam militer angkatan darat Irak.

"Ketika bom tersebut meledak, secara bersamaan muncul pria bersenjata dan penembak jitu yang berada di atap bank untuk mencegah polisi dan tentara mendekati bank tersebut," ujar salah seorang pejabat kementerian, seperti diberitakan oleh AFP, Minggu (13/6/2010).

"Sebagian besar korban yang tewas adalah pekerja bank, 43 orang lainnya mengalami luka-luka. Para pegawai yang berhasil selamat masih tetap dijadikan sandera," tambahnya.

Sementara itu, juru bicara pasukan keamanan di Baghdad, Mayor Jenderal Qassim Atta mengatakan tentara dan polisi masih terus mengepung lokasi. Qassim menyebut para pelaku tersebut sebagai kelompok teroris.



Berita lainya:
--------------

Lintas Global:
--------------







------------------------------------------------------------------------------------------------

6/14/2010 10:18:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Korban Bentrok Dibacok di Leher

Jakarta - Korban tewas di Duri Kosambi, Cengkareng bernama Endio Mawardi. Endio sempat dibawa ke IGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Dia tewas akibat bacokan benda tajam dilehernya.

"Namanya Endio Mawardi kelahiran 1967," kata salah seorang petugas keamanan
Rumah Sakit Cengkareng Sadeli (44), dikutif detikcom, Minggu (30/5/2010).

Sadeli menjelaskan, korban mengalami luka di belakang leher memanjang dari atas ke bawah. "Lukanya lumayan panjang, sekitar 10 centimeter," ujar Sadeli.

Saat ini jenazah Endio telah dibawa ke RSCM. Endio menjadi korban bentrokan
antara Forkabi dan kelompok Madura di Duri Kosambi. Hingga saat ini kerusuhan masih terjadi di Duri Kosambi.




Berita lainya:
------------------

Lintas Global:
---------------










------------------------------------------------------------------------------------------------

5/31/2010 12:52:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Bentrok Cengkareng, 1 Tewas Dibacok

Ilustrasi.                  net
Jakarta - Aksi bentrok antar kelompok masyarakat seakan terus mewarnai daftar tindak kriminalitas tanah air. Kali ini bentrok ternjadi antara Forkabi dan kelompok Madura di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Seorang pria tewas akibat luka bacok dalam peristiwa itu.

"Ya benar telah terjadi tauran anatar kelompok masyarakat malam ini. Satu orang meninggal akibat kena bacok," kata petugas SPK Polsek Metro Cengkateng, Aiptu Agus, dikutif detikcom, Senin (30/5/2010).

Agus menjelaskan saat ini bentrokan masih terjadi. Lapak-lapak di sekitar Jl Ring Road RT 03/02, kelurahan Ring Road ikut dibakar.

"Saat ini masih berlangsung," terang dia.




Berita lainnya:
----------------








------------------------------------------------------------------------------------------------

5/31/2010 12:45:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Rakor Pemuda Muhammadiyah Ricuh

Yogyakarta - Rapat koordinasi (rakor) Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta berakhir ricuh. Rakor menjelang Muktamar ke 46 dan 1 Abad Muhammadiyah itupun tak menghasilkan keputusan.

Rakor antara Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia selama dua hari pad hari Sabtu dan Minggu di kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah diwarnai kericuhan.

Kegiatan itu sempat dibubarkan oleh sekelompok anggota Pemuda Muhammadiyah yang tidak sepakat atas penyelenggaraan rapat koordinasi. Padahal rapat itu merupakan kelanjutan penyelesaian Muktamar Pemuda Muhammadiyah XIV pada 2009 yang mengalami deadlock.

"Kami sempat diusir oleh tuan rumah, Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta," kata kata Rahiman Dani, Juru Bicara Kaukus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, di Jalan Cik Di Tiro Yogyakarta, dikutif detiknews, Minggu (30/5/2010).

Menurut Dani, Din Syamsuddin selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah yang mengundang Pemuda Muhammadiyah. Namun dia justru tidak mau ikut rapat, padahal Din berada di Yogyakarta.

Sesuai arahan ketua umum kata Dani, penyelesaian deadlock atas keputusan sistem pemilihan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah telah disepakati dilakukan di Yogyakarta. Namun hingga larut malam upaya pembahasan antar peserta sidang menemui jalan buntu.

"Kami menilai ada pihak-pihak tertentu yang telah mempolitisasi terlalu jauh. Ada banyak kepentingan yang masuk di Pemuda Muhammadiyah," katanya.

Sementara itu, Ahmad Aznem, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan
Timur menyatakan pihkanya menuntut pertanggungjawaban Ketua Umum PP Muhammadiyah yang telah mengarahkan dan menggagas pertemuan di Yogyakarta.

Perwakilan 23 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pemuda Muhammadiyah menilai ada upaya pembiaran agar konflik terjadi antara sesama kader Muhammadiyah.

"Kami berharap masalah ini selesai sebelum Muktamar Muhammadiyah pada Juli
mendatang," kata Aznem.

Menurut dia, yang menjadi masalah adalah soal tata cara pemilihan ketua yang diikuti semua peserta muktamar. Padahal sudah ditetapkan sebelumnya yang mempunyai hak suara adalah pengurus pusat, wilayah dan daerah.

Sesuai hasil rapat tanwir sebelumnya, beberapa orang nama calon yang siap maju di antaranya Saleh Daulay, Gunawan, Ahmad Rafik dan Banjar Nurwahid. ( Langsung ke Lintas Nuasantara klic disini )


Berita lainya:
----------------

Lintas Nusantara:
-------------------







------------------------------------------------------------------------------------------------

5/31/2010 12:27:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Himpunan Mahasiswa Islam Tuntut Gubernur DKI Jakarta Mundur

(Jakarta): Puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi demo di depan kantor Gubernur DKI Jakarta, Kamis (15/4).

Mereka menuntut Gubernur Fauzi Bowo, Walikota Jakarta Utara, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja mengundurkan diri, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tragedi berdarah di makam Mbah Priok kemarin.

Para pendemo gagal bertemu Gubernur. Hingga demo berakhir, tidak ada perwakilan dari Balaikota Jakarta yang menemui mereka. Sebelumnya, massa Forum Betawi Rempug (FBR) juga berunjuk rasa menuntut penyelesaian kasus Priok



Berita lainnya :
--------------------------------------------------------------------------------------


LINTAS NUSANTARA :
-----------------------------------------------------------------------------------


LINTAS GLOBAL :
------------------------------------------------------------------------------------

















------------------------------------------------------------------------------------

4/16/2010 02:21:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Zikir dan Doa Untuk Korban Priok

(Cirebon): Pasca kerusuhan di makam Mbah Priok(14/4), kelompok pengajian Akar Jati Rabu (14/4) malam menggelar zikir dan doa bersama untuk para korban bentrokan.

Zikir dan doa dilakukan di Masjid Al Kharomah, Desa Luwung, Kabupaten Cirebon itu, dipimpin oleh Kyai Haji Maman Imanulhaq, pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, Cirebon.

DenganKhusuk para santri dan warga masyarakat berdoa untuk para korban kerusuhan di makam Mbah Priok, Jakarta Utara. Usai berdoa Kyai Haji Maman Imanulhaq mengaku prihatin dengan peristiwa yang terjadi di Tanjungpriok ini.

"Peristiwa kekerasan ini sangat memalukan bangsa," kata Kyai Haji Maman.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan ini berencana bersama-sama kalangan masyarakat di Cirebon akan melakukan aksi damai menolak kekerasan dan menginginkan makam Mbah Priok tetap lestari.


Berita lainnya....
------------------------------------------------------------------------------------



Lintas GLOBAL...
------------------------------------------------------------------------------------















------------------------------------------------------------------------------------

4/15/2010 09:38:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Dua Petugas Satpol PP tewas

(Jakarta): Wakil Gubernur DKI Prijanto mengatakan, korban yang tewas akibat kerusuhan di Tanjung Priok, Koja, Jakarta Utara, bertambah menjadi dua orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Satu orang lagi yang meninggal di lokasi bernama Ahmad Tadjudin," kata Prijanto kepada wartawan di RS Koja, Jakarta, Rabu(14/4) malam.

Wagub memaparkan, korban yang ditemukan meninggal dunia pada Rabu sore itu telah dibawa ke RS Koja. Sebelumnya, Prijanto telah mengabarkan bahwa terdapat satu orang petugas Satpol PP yang meninggal dunia.

Korban yang pertama kali diberitakan meninggal dunia diketahui bernama M Soepono. Soepono ditemukan oleh petugas keamanan terminal dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Koja antara lain oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI).

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengucapkan bela sungkawa yang mendalam dan meminta agar pihak keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menghadapi ujian.


Berita lainnya...
------------------------------------------------------------------------------------



LINTAS GLOBAL...
------------------------------------------------------------------------------------













------------------------------------------------------------------------------------

4/15/2010 09:27:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Presiden Sayangkan Bentrokan di Priok

(Jakarta): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyayangkan terjadinya bentrokan antara Satuan Polisi Pamong Praja dengan warga hingga jatuhnya korban jiwa dan puluhan orang terluka dalam insiden eksekusi lahan di kawasan makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara.

"Saya prihatin dan menyayangkan terjadinya peristiwa bentrokan fisik antara aparat daerah dengan masyarakat, yang menimbulkan orban luka-luka, baik di pihak Satpol PP, Polri maupun masyarakat luas," kata Presiden dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (14/4) malam.

Menurut SBY, bentrokan seharusnya bisa dihindari. "Insiden seharusnya dan sesungguhnya dapat dicegah dan dihindari. "Begitu melihat situasi di lapangan atau situasi sosial yang tidak memungkinkan, meskipun secara hukum benar, tidak benar untuk dipaksakan," ujar Presiden.

SBY meminta supaya pendekatan persuasif lebih diutamakan. Hindari benturan fisik karena dapat menimbulkan korban. "Cegah benturan fisik karena situasi yang panas bisa timbulkan korban," katanya. Kepala Negara mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban.


Berita lainnya...
------------------------------------------------------------------------------------





Lintas Golobal....
------------------------------------------------------------------------------------



























------------------------------------------------------------------------------------

4/15/2010 09:23:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Kasat Reserse Babak Belur

(Jakarta): Bentrokan terhebat sepanjang sejarah eksekusi penggusuran sedang terjadi di Jakarta Utara. Massa terus mengamuk, kali ini yang menjadi sasaran adalah Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Jakarta Utara.

Bentrokan masih berlangsung di Makam Mbah Priok atau Al Imam Al Arif Billah Al Habib Hasan bin Muhammad Al Hadda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, hingga Rabu 14 April 2010, kemaren.

Meski sekarang, Kamis (15/4/2010), bentrok sudah reda, namun masa masih terlihat berjaga-jaga di sekitar makam. Mereka siap kembali menghadap bila rencana penggusuran makam ditetap di eksekusi.

Awalnya, massa sedang menghancurkan mobil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Jakarta Utara Komisaris Polisi Susatyo Purnomo mencoba melerai.

Massa tetap tak perduli. Entah berasal dari arah mana, tiba-tiba Susatyo terkena bogem mentah beberapa kali di bagian wajah dan bibir.

Alhasil, bibir dan hidung Susatyo sobek dan bercucuran darah. Massa masih belum puas dan berniat menyerang lagi. Untung saja, tokoh masyarakat setempat berhasil melerai.

Susatyo pun diamankan dan langsung dibawa ke RS Koja, Jakarta Utara. Sementara itu, dari lokasi ekseskusi kembali terjadi bentrokan. Sebanyak lima unit mobil dijungkirbalikkan warga.

Tiga unit mobil di antaranya merupakan mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja, dua lainnya mobil box Isuzu, dan satu lagi mobil Kijang. Kendaraan itu diparkir di Jalan Timur Raya atau akses masuk dari Jalan Cilincing ke komplek makam Mbah Priok.

Langit Koja Menghitam
Situasi bentrokan antara kelompok massa dengan aparat terkait dengan rencana pembongkaran makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4/201), hingga petang ini tak kunjung mereda.

Aksi saling lempar batu di antara kedua pihak aparat dan warga yang bertikai masih terus terjadi. Massa yang menguasai wilayah di sekitar Jalan Jampea Raya, Koja, tetap beringas. Tak pelak, berbagai benda termasuk kendaraan bermotor, entah milik siapa, menjadi korban amukan massa dan dibakar ditengah jalan.

Di tengah Jalan Raya Jampea, oknum massa membakar beraneka benda, mulai dari sebuah sepeda motor, ban bekas, bangku-bangku dari mobil milik Satpol PP, hingga balok-balok kayu. Sementara di areal dekat pintu masuk makam Mbah Priok, bentrokan masih saja terus terjadi. Di dalam sana juga terjadi aksi bakar-bakaran.

Akibat aksi-aksi tak terkendali, wilayah Koja yang siang ini begitu terik matahari bersinar, berubah menjadi mendung tertutup kepulan asap. Langit Koja tertutup asap hitam dari aksi bakar-bakaran yang terjadi.

Sementara itu, belasan korban terus berjatuhan. Semenjak siang RS Koja Jakarta Utara tak henti-hentinya menerima korban yang terus berdatangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda yang menunjukan bentrokan bakal segera berakhir.


Berita lainnya....
------------------------------------------------------------------------------------



Lintas GLOBAL...
------------------------------------------------------------------------------------














------------------------------------------------------------------------------------

4/15/2010 08:15:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Padi Rusak Capai 50.444 ha

(JAKARTA): Kementerian Pertanian mengumumkan tanaman padi yang terkena banjir pada musim hujan periode Januari-Maret 2010 mencapai luas 50.444 hektare, dengan luas areal puso mencapai 12.946 hektare.

Direktur Perlindungan Tanaman pangan Ditjen Tanaman pangan Ati Wasiati menyatakan banjir terluas terjadi di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Sejak Januari hingga Maret 2010 luas tanaman padi yang terkena banjir seluas 50.444 hektare, tapi yang puso hanya 12.946 hektare," katanya akhir pekan lalu.

Khusus tanaman padi yang terkena kekeringan, lanjutnya, pada bulan yang sama mencapai luas 22.100 hektare dengan daerah terkena puso seluas 4.581 hektare.

Luas tanaman padi yang terkena banjir pada periode musim hujan Oktober 2009 – Maret 2010 mencapai luas 87.137 hektare, yang puso seluas 22.677 hektare, sedangkan yang terkena kekeringan seluas 76.025 hektare, dan yang puso seluas 8.593 hektare.

Dia mengatakan El Nino diprediksi masih akan aktif sampai dengan Mei – Juni 2010. Intensitas El Nino diprediksi cenderung terus melemah menuju kondisi netral pada bulan Juni – Juli.

Menurut dia, berdasarkan hasil evaluasi dari Badan Meteorologi Jepang Jamstek, diketahui indeks El Nino pada Juni sudah pada kondisi La Nina.

Menurut Ati, dampak El Nino sangat dipengaruhi oleh suhu perairan Indonesia. Suhu perairan Indonesia secara umum pada Maret hingga Juni, berupa El Nino Moderat dan suhu perairan Indonesia diprediksi masih hangat, dan menyebabkan suplai air cukup besar, sehingga musim hujan 2009/2010 diprediksi dalam kondisi normal.

Akan tetapi, tambahnya, dibeberapa wilayah berpeluang hujan dengan intensitas tinggi. Ati menyatakan pada April – Juni El Nino moderat sampai dengan lemah, yang menyebabkan suhu perairan Indonesia masih diprediksi hangat dan suplai air masih cukup besar sehingga memasuki musim kemarau 2010 tapi masih terdapat hujan. Berita Lintas Global lainnya.....

4/12/2010 02:06:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Petani Makan Sisa Tikus

(KAJEN): Serangan hama tikus menyebabkan ratusan hektare tanaman padi di Kecamatan Kesesi gagal panen bulan yang lalu. Serangan tikus itu terjadi merata di sebagian besar wilayah kecamatan yang merupakan salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Pekalongan.

Salah seorang petani setempat, Sunaryo (40), mengatakan, pada musim tanam kali ini tak lebih dari seperempat hektar saja yang bisa di panen dikarenakan terlebih dahulu habis dimakan hama tikus. "Tak ada separohnya yang bisa dipanen," timpalnya.

Camat Kesesi Edi Sutanto membenarkan hal itu. "Hasil panenan yang dinikmati petani hanyalah sisa dari tikus. Bisa dikatakan yang dipanen petani hanya sisa tikus," tegasnya.

Menurut Kesesi, pihaknya bersama dengan para petani sudah berusaha melakukan berbagai tindakan lahir dan batin di antaranya dari mulai 'gropyokan' (memberantasan tikus) hingga tirakatan (berdoa bersama).

Namun serangan tikus bukannya berkurang malah semakin merajalela. Bahkan Bupati HJ Siti Qomariyah juga sempat ikut dalam tirakatan yang digelar masyarakat bersama petugas pertanian kecamatan.

"Dari 23 desa sebagian besar diserang tikus pada musim tanam akhir tahun lalu. Sehingga saat panenan sekarang hanya sisanya yang bisa dipanen," pungkas Kesesi. Berita Lintas Nusantara lainnya....

4/12/2010 02:00:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Empat Warga Tewas Disambar Petir

SUARAPUBLIC - Empat orang tewas dan tiga lainnya luka bakar serius akibat disambar petir di Dusun Lakeppang, Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa petang (23/3).

Mereka yang tewas dalam musibah itu masing-masing M Ali, 55, Alimuddin, 37, Sumiati, 35, dan Ayis Sautra, 3, sedangkan yang menderita luka bakar serius adalah Akmal, 18, Sanating, 50, dan Agus, 24.

Menurut H Darwis, tokoh masyarakat setempat, Rabu (24/3), para korban adalah petani yang tengah istirahat makan setelah bekerja di sawah. Pada saat bersamaan turun hujan lebat disertai petir dan hanya dalam hitungan detik, petir menyambar gubuk tempat mereka istirahat.

Sementara Camat Libureng Andi Ukkas mengatakan, semua korban dalam musibah itu telah dievakuasi ke rumah masing-masing.

Semua korban telah dibawa pulang ke rumahnya, sedang yang meninggal dikebumikan pada Rabu (24/3), sementara tiga orang yang mengalami luka bakar dirawat di rumah sakit Umum daerah (RSUD) Watampone. Berita lainnya Lintas Nusantara.........

3/27/2010 12:14:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

26 Korban Longsor Dievakuasi

SUARAPUBLIC - Tercatat 26 jasad dari perkiraan total 45 korban tewas longsor Ciwidey berhasil dievakuasi. Proses evakuasi yang berlangsung hari ini berhasil mengangkat tujuh korban longsor dari timbunan di Pusat Perkebunan Teh Dewata, Kampung Cimeri, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

Ketujuh korban adalah Dasep (4 tahun), Enah (60), Nendi (13), Eka (25) dan anaknya, Kirana (4), Asmy (3), serta Adang Engit (44). Enam korban pertama ditemukan sebelum tengah hari. Sisanya, jasad Adang, ditemukan lepas tengah hari. "Sisanya masih tertimbun dan kami terus mencari,"kata Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus di lokasi longsor, Kampung Cimeri, kemarin. Baca berita lengkapnya.....

2/28/2010 12:43:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Jusuf Kalla Sentil Partai Politik

(SUARAPUBLIC.CO.CC) - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menyentil partai politik yang tidak memberikan bantuan sosial untuk para pengungsi korban banjir kiriman di DKI Jakarta.

"Bencana kali ini memang berbeda dengan terjadi tahun lalu. Hampir semua partai mendirikan posko bantuan karena bertepatan dengan pelaksanaan Pemilu," katanya usai meninjau posko pengungsian korban banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur, kemaren. Baca berita lengkapnya.....

2/16/2010 01:19:00 AM | Posted in | Selengkapnya »

Mahasiswi Kedokteran Henghilang

  • Usai Kenalan di Facebook

SUARAPUBLIC – Sudah dua minggu ini, Sylfia Russa Rina (23), mahasiswi kedokteran di Universitas Dipenogoro Semarang, menghilang tanpa kabar. Pihak keluarga menduga, Sylfia menghilang setelah dia berkenalan dengan seorang pria di situs jejaring sosial, Facebook.

Menurut kakak Sylfia, Maria Estela (25), pihak keluarga merasa curiga karena sejak dua minggu terakhir Sylfia sulit dihubungi. Sylfia pernah meng-SMS ibunya, tapi hanya menanyakan kabar saja. Padahal biasanya banyak yang disampaikan kepada ibunya. foto ilustrasi. Baca berita lengkapnya.....

2/12/2010 02:52:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Bupati Dituding Ingkar Janji

SUARAPUBLIC - Sebanyak 349 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.745 warga korban banjir di kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat kecewa, karena Bupati Aceng HM Fikri dan wakilnya R Dicky Candra ingkar janji.

"Saat berkampanye, mereka pernah menjanjikan perbaikan saluran air. Ternyata sampai setahun lebih pemerintahannya berjalan, janji itu belum juga dipenuhi. Kami benar-benar kecewa," ungkap Sutarna (52), penduduk Ciwalen, Minggu (7/2). Baca berita lengkapnya.....

2/08/2010 03:54:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Wanita Ledakkan Bom Bunuh Diri

SUARAPUBLIC - Seorang wanita pengebom bunuh diri meledakkan dirinya di antara kerumunan peziarah Syiah dalam perjalanan mereka ke tempat keramat di pusat kota di Irak, kemarin. Sedikitnya 41 orang tewas dalam insiden ini, termasuk wanita dan anak-anak.

Sejumlah saksi mata mengatakan, serangan itu juga melukai 106 orang yang ditargetkan di stasiun tempat istirahat para peziarah berhenti dalam perjalanan panjang mereka menuju Karbala. Baca berita lengkapnya....

2/04/2010 03:12:00 AM | Posted in , , | Selengkapnya »

Bandung Banjir, Pengungsi 1.000 Jiwa

SUARAPUBLIC – Banjir terus merendam beberapa wilayah di Provinsi Jawa barat. Jumlah pengungsi korban banjir di dua kelurahan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung mencapai 1.000 jiwa.

Data dari Kantor Kecamatan Baleendah, Minggu (31/1/2010), jumlah pengungsi sebanyak 933 jiwa. Para pengungsi tersebar di empat titik yaitu Kantor DPC PDIP Kabupaten Bandung, Aula Kantor Kecamatan Baleendah, GOR Baleendah, serta tenda di RW28 Kelurahan Baleendah. Sebagian lainnya menyebar di masjid-masjid Kelurahan Andir. Baca berita lengkapnya....

2/01/2010 03:28:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Ternyata Dondon, Bukan Salim

SUARAPUBLIC – Terjawab sudah teka-teki siapa sebenarnya sosok lelaki penderita keterbelakangan mental (down syndrome) yang sempat bikin geger warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, karena dikira bangkit dari kubur setelah satu tahun lebih dimakamkan.

Pria yang sempat diduga dan bahkan diakui sebagai Salim, pria yang sudah dimakamkan sejak September 2008 itu, ternyata adalah Dondon (24). Kini dia sudah diambil keluarganya yang tinggal di Tambora, Jakarta Barat. Baca berita lengkapnya...

1/31/2010 11:30:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Heboh Orang Mati Hidup Lagi

SUARAPUBLIC – Entah benar atau tidak, warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dihebohkan dengan kabar hidupnya kembali anak muda yang telah tewas. Salim, anak terbelakang mental yang tewas dua tahun lalu, dipercaya warga hidup kembali.

Bulyamin (70), ayah Salim menceritakan, anaknya telah wafat pada bulan September 2008 saat berumur 18 tahun, akibat penyakit paru-paru yang telah lama diidapnya. Setelah itu, Salim dikubur di pemakaman Budi Darma, Cakung, Jakarta Utara diantar seluruh keluarga dan tetangga. Baca selengkapnya...

1/30/2010 12:58:00 AM | Posted in , | Selengkapnya »

Index Arsip

Lihat Komentar

Posting Terbaru