TERBARU

Situs ini tak lagi apdate. Kunjungi situs kami lainnya
SUARAPUBLIC.COM

|

Seperti Membeli Barang Bekas Padahal Harganya Hampir Setengah Milyar

* Belanja Koran Harus Ditinjau Ulang


MUARATEWEH-Fraksi PDI Perjuangan Barito Utara (Barut), meskipun akhirnya melunak, merupakan fraksi satu-satunya yang lantang menolak draf RAPBD 2010 dibahas. Penolakan mereka karena menganggap banyak anggaran digunakan untuk belanja sia-sia.

Penggunaan anggaran untuk kegiatan belanja Koran media masa yang paling disorot dalam rapat mendengarkan pendapat akhir anggota DPRD Barut, kemaren. Penolakan bahkan tak hanya sekadar menyedot anggaran terlalu besar, tapi juga termasuk pelayanan. Sebab Koran, padahal harian, tapi dua tiga hari baru diantar.

“Pemkab rugi membayar mahal korannya dua hari baru dating. Kalau begitu caranya sama halnya kita membeli Koran bekas. Contoh Koran terbit Selasa, tapi sampai ke kantor dewan kalau nggak Rabu, Kamis,” ucap Heny, jubir Fraksi PDIP Barut, disela pembahasan.

Namun berapa besar anggaran untuk media masa tak dirinci oleh Heny. Dia hanya menyebutkan lebih dari Setengah Milyar. Bisa sebagai bahan perbandingan, dalam APBD tahun sebelumnya belanjar untuk media masa mencapai Rp1,5 Milyar.

Anggaran dialokasikan melalui Bagian Humas Setda Barito Utara. Sedangkan kegiatan, berupa pembuatan Baliho, untuk bayar iklan Koran, untuk honor sejumlah wartawan dalam meliput kegiatan Pemkab setempat, operasional RSPD termasuk untuk membayar tenaga honorer Humas.

Rata-rata Koran harian, baik terbitan Banjarmasin (Kalsel) maupun terbitan Palangkaraya (Kalteng), punya kontrak halaman dengan Pemkab Barut. Diantaranya, ada yang dibayar Rp50 juta, Rp 75 juta bahkan Rp480 juta setahun anggaran.

Mungkin Koran yang dibayar hamper setengah milyar itu yang dimaksud oleh Heny. Koran terbitan Palangkaraya memang rata-rata terlabat sehari tiba di Muara Teweh, sedangkan terbitan Banjarmasin datang sore atau pagi hari eseoknya.S.





Editor by Mardedi on 12/10/2009 11:37:00 PM. Melalui feed . Anda dapat mengikuti respon untuk entri ini melalui RSS 2.0. Jangan ragu untuk meninggalkan tanggapan.

0 komentar for "Seperti Membeli Barang Bekas Padahal Harganya Hampir Setengah Milyar"

Berikan Tanggapan

Index Arsip

Lihat Komentar

Posting Terbaru