BI Dituding Biang Kerok "Rush"
(
(SUARAPUBLIC)-Mantan bos Bank Century, Robert Tantular menuding Bank Indonesia (BI), sebagai biang kerok penyebab rush pada 14 November 2008. BI telanjur mengumumkan bank gabungan dari Bank CIC, Bank Pikko, dan Bank Danpac itu, kalah kliring tanggal 13 November 2008, melalui media massa.
(SUARAPUBLIC)-Mantan bos Bank Century, Robert Tantular menuding Bank Indonesia (BI), sebagai biang kerok penyebab rush pada 14 November 2008. BI telanjur mengumumkan bank gabungan dari Bank CIC, Bank Pikko, dan Bank Danpac itu, kalah kliring tanggal 13 November 2008, melalui media massa.Padahal, versi Robert, pada tanggal tersebut, Bank Century hanya kalah kliring Rp 5 miliar. "BI malah mengumumkan melalui media massa. Ini jadi penyebab "rush"," kata Robert saat diminta keterangan oleh Pansus Hak Angket Kasus Bank Century, di DPR, Senin (11/1/).
Robert mengaku, salah satu penyebab Bank Century kalah kliring pada 13 November, karena Bank Century Cabang Palembang terlambat menyetorkan dana ke Bank Indonesia. 14 November, Bank Century kembali kalah kliring. Para nasabah pun langsung berlomba-lomba menarik dana mereka dari Bank Century.
Bank kecil itu pun langsung rush. Kepercayaan nasabah langsung melorot. Selanjutnya, pada tanggal 15 November 2008, BI menyetujui memberikan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) sebesar Rp 680 miliar. Berita lengkapnya...