Ruhut, Bangsat, dan Daeng
Surat kepada Presiden
OLEH : AS LAKSANA
Cara orang-orang Pansus bertanya dan mencecar orang tampak sungguh mengerikan: mereka seperti sedang mendemonstrasikan penampilan yang siap mencincang dan mempermalukan orang-orang yang datang memenuhi panggilan mereka.
Mereka bertanya, tetapi tidak memberi kesempatan kepada yang ditanya untuk menuntaskan jawaban. Kata Menteri Tifatul mereka main potong semau mereka. Apakah sesungguhnya mereka memang tidak memerlukan jawaban, sekalipun mereka bertanya? Artikel lengkapnya...
