Barut Kembali Rektrut Transmigrasi
SUARAPUBLIC - Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, kembali merekrut transmigran luar daerah. Rencanya para transmigran itu akan ditempatkan di dua daerah, Desa Baliti Kecamatan Gunung Timang dan Desa Tumpung Laung I dan II Kecamatan Montallat.Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barut Marconi Stenly mengatakan, lokasi yang sudah di tetapkan di dua daerah itu mampu menampung seribu Kepala Keluarga (KK) dengan luas areal mencapai tiga ribu hektar.
"Rekrutmen ini guna meningkatkan pertumbuhan pertanian khususnya di kawasan perdesaan. Rekrutmen tak hanya dari luar Barut tapi juga akan menampung masyarakat lokal yang berminat menjadi transmigran," kata Marconi.
Saat ini dua kawasan tersebut, sudah di pasang beberapa patok oleh tim tehknis yang melakukan uji kelayakan pada bulan Oktober yang lalu.
"Dalam survei beberapa hari lalu di temukan sejumlah titik untuk perumahan transmigrasi di dua kawasan itu. Namun tentunya lokasi tanah tidak menimbulkan masalah,” timpalnya.
Sebenarnya, ucap Marconi, juga dilakukan survei lokasi di daerah Kecamatan Teweh Timur, Gunung Purei dan Kecamatan Teweh Tengah. Namun di tiga kecamatan itu tak ditemukan lokasi yang cocok untuk transmigran.
"Tanahnya masih dalam kawasan hutan produksi," tegas Marconi.
Menurutnya, tahap pertama pembangunan perumahan dimulai 2011 dengan masa pengerjaan selama tiga tahun termasuk pembangunan pasilitas umum seperti jalan di wilayah pemukiman.
"Tehadap dua lokasi itu, pihak provinsi sudah melakukan pemantauan untuk Rencana Tehknis Satuan Perumahan(RTSP)di wilayah dua Kecamatan itu,” katanya.
Terealisasinya pembangunan itu maka kawasan areal pertanian untuk wilayah Barut akan bertambah. "Diharapkan nantinya akan berimbas pada pertumbuhan perekonomian masyarakat kedepannya," imbuh Marconi.
Selain membangun ratusan perumahan untuk para transmigran, pihak dinas teknis juga melakukan perbaikan sarana prasaran lainnya termasuk jalan dan jembatan. Hal itu penting agar warga transmigran lebih mudah melakukan akses ke kota untuk memasarkan hasil produknya. Baca berita Fokus Kalteng lainnya.......
