Lantai Rumah Mulai Tergenang Air
(MUARATEWEH): Luapan air daerah aliran sungai (DAS) Barito diwilayah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, terus merangkak naik hingga menggenangi sejumlah ruah jalan kota Muara Teweh, ibukota kabupaten setempat. Bahkan beberapa rumah tampak mulai tergenang air bagian lantainya.Hasil pantauan, Jumat (9/4/2010) malam, ruas jalan tampak mulai digenangi air di antaranya di dataran rendah Jalan Panglima Batur (Komplek Perwira dan Hilir Pelabuhan Speedboad), sebagaian Jalan Merak, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Simpang Cempaka Putih.
Genangan air di Jalan Panglima Batur, diakibat luapan air DAS Barito yang beberapa hari terakhir ini cukup sering diguyuri hujan. Sedangkan air yang sudah mulai menutupi aspal jalan Merak, jalan Imam Bonjol dan jalan Simpang Cempaka Putih, akibat luapan air sungai Butong (anak sungai DAS Barito).
Bahkan di daerah paling rendah jalan Merak, jalan Simpang Cempaka Putih dan jalan Imam Bonjol, tampak ada beberapa rumah penduduk yang sudah mulai digenangi air bagian lantainya. "Agak cepat naiknnya persisi subuh Jumat.
Sekarang air terus naik meski perlahan-lahan," kata Dewi, pemilik Salon di jalan Simpang Cempaka Putih, disela membuat panggung darurat lantaran air dalam rumahnya sudah setinggi mata kaki.
Sejauh ini masih belum diketahui informasi apakah luapan air bagian hulu DAS Barito telah menggenangi rumah di wilayah Kabupaten Murung Raya. Hanya biasanya, bila sungai Barito yang meluap, perkampungan di daerah hulu sana mendapat giliran pertama kebanjiran.
Menurut pihak Badan Meteologi dan Geofisika Bandara Beringin Muara Teweh, bulan ini itensitas hujan di sekitar Muara Teweh dan bagian hulu DAS Barito memang meningkat dari sebelumnya. Untuk itu warga diminta waspada, agar bisa cepat mengantisipasi kemungkinan bertambahnya luapan air bagian hulu DAS Barito. Berita lainya FOKUS KALTENG.....
