Menteri Kehutanan Minta Kalimantan Barat Tata Ulang Perkebunan Kelapa Sawit
(Pontianak): Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), menata ulang lokasi perkebunan kelapa sawit yang berada di kawasan penyangga Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) di Kabupaten Kapuas Hulu."Perkebunan sawit Jangan terlalu dekat dengan Danau Sentarum karena airnya bisa habis tersedot sehingga menyebabkan kekeringan," kata Menteri Kehutanan (Menhut) di Pontianank, seusai melakukan pemantauan udara terhadap kondisi hutan di Kalbar, kemarin.
Berdasarkan catatan, terdapat delapan perusahaan perkebunan
kelapa sawit yang beroperasi di sekitar kawasan penyangga TNDS. Pembangunan delapan lokasi perkebunan itu mengkonversi 64.340 hektare (ha) hutan primer dan skunder, serta 965,2 juta ha lahan gambut yang selama ini berfungsi sebagai daerah resapan air.
Menurut Zulkifli, kawasan di sekeliling Danau Sentarum memang sudah banyak yang berubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Oleh karena itu, harus diatur dan ditata lagi. Menhut melakukan pemantauan kondisi hutan bersama Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta dan Gubernur Kalbar serta jajaran institusi kehutanan di provinsi tersebut.
Rombongan itu menelusuri kawasan di sepanjang perbatasan dengan Malaysia untuk memantau kondisi hutan di wilayah itu. "Di Sangau, Sintang, Bengkayang dan Sambas, kawasan hutannya kritis. Walaupun di beberapa titik kawasan APL (alokasi peruntukan lain) hutannya masih ada yang bagus," sebut Menhut.(*)
Berita lainnya :
------------------------------------------------------------------------------------
LINTAS BORNEO :
------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------
