Singapura Tujuan Ekspor Terbesar Kalteng
(PALANGKARAYA): Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan Singapura adalah negara tujuan ekspor terbesar Kalteng pada bulan Februari 2010."Negara tujuan ekspor terbesar pada bulan Februari 2010 yakni negara Singapura sebesar US$3,45 juta," kata Kepala BPS Kalteng Danthes Simbolon di Palangkaraya, Sabtu (10/4).
Ia mengatakan, dua negara tujuan ekspor lainnya yakni Malaysia sebesar US$3,41 juta dan India sebesar US$2,90 juta. Namun secara keseluruhan untuk Januari-Februari negara tujuan ekspor terbesar yakni Malaysia dengan nilai US$11,56 jutaS, Uni Emirat Arab senilai US$5,22 juta AS dan Singapura senilai US$3,90 juta.
Komoditas ekspor terbesar bulan Februari 2010 yakni lemak dan minyak hewan/nabati senilai 6,86 juta dollar AS, kemudian kayu/barang dari kayu senilai US$6,46 juta.
Tiga komoditas utama ekspor yakni komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati, komoditas bijih, kerak dan abu serta komoditas kayu atau barang dari kayu dimuat dari pelabuhan di Kalteng ke negara tujuan.
Komoditas lemak atau minyak nabati seluruhnya dimuat melalui pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Timur dengan tujuan Malaysia dengan nilai US$11,56 juta dan Singapura sebesar US$3,46 juta.
Kemudian komoditas bijih, kerak dan abu logam dimuat melalui pelabuhan Kumai dan Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat yang seluruhnya diekspor ke negara China dengan nilai US$0,46 juta.
Selanjutnya komoditas kayu atau barang dari kayu seluruhnya dimuat melalui pelabuhan Pangkalan Bun dan diekspor ke beberapa negara diantaranya Uni Emirat Arab dengan nilai US$5,22 juta dan Oman sebesar US$3,89 juta.
"Ekspor bulan Februari 2010 dilakukan melalui pelabuhan Kumai dengan nilai US$9,89 juta dan pelabuhan Pangkalan Bun dengan nilai US$6,46 juta," katanya.
Namun secara kumulatif dari Januari sampai Februari 2010, ekspor yang dilakukan melalui pelabuhan Kumai senilai US$18,04 juta dan pelabuhan Pangkalan Bun dengan nilai US$16,54 juta.
Sementara itu, selain menjadi negara tujuan ekspor, Malaysia dan Singapura merupakan dua negara yang melakukan aktifitas impor ke Kalteng.
Secara kumulatif nilai impor dua negara itu pada 2010 yakni dari Malaysia sebesar US$2,75 juta dan Singapura US$0,09 juta.
Berita lainnya .....
