Suku Dayak Provinsi Kalimantan Tengah Mendapat Program PKAT
(SUARAPUBLIC): Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melakukan pemberdayaan sebanyak 75 kepala keluarga (KK) atau 231 jiwa Suku Dayak yang berada di pedalaman daerah itu.Pemberdayaan melalui program Pemberdayaan Komunitas Adat terpencil (PKAT) yang ditempatkan di Desa Tumbang Tuwe, Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas. Masyarakat yang diberdayakan melalui program ini adalah Suku Dayak yang hidup dipedalaman Gunung Mas dan selama ini hidup dan mata pencaharian dari mencari emas dan melakukan ladang berpindah.
Bupati Gunung Mas Hambit Binti mengatakan, program yang dikerjakan ini merupakan salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang jauh dipedalaman agar dapat merasakan pemerataan pembangunan dengan harapan ke depannya mereka bisa meningkatkan kesejahteraan sosial sehingga berperan aktif dalam pembangunan.
"Selain Desa Tumbang Tuwe, banyak desa yang berada di pedalaman yang masih terisolasi dan terpencar jauh dipedalaman Gunung Mas juga memerlukan perhatian yang serius untuk dientaskan. Karena itu kami berharap kepada Pemprov Kalteng agar terus melanjutkan kegiatan pemberdayaan Komunitas Adat terpencil ini agar masyarakat di kabupaten kami yang masih terisolasi bisa lebih maju," ujarnya.
Sekadar diketahui, Desa Tumbang Tuwe secara administratif termasuk dalam Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas. Desa ini merupakan desa yang berada dipinggir Sungai Rungan paling hulu. Untuk menjangkau desa tersebut waktu tempuh melalui jalan darat mencapai 6 jam dari Palangkaraya.(*)
Berita lainnya :
------------------------------------------------------------------------------------
LINTAS BORNEO :
------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------
