TERBARU

Situs ini tak lagi apdate. Kunjungi situs kami lainnya
SUARAPUBLIC.COM

|

Empat Kecamatan di Provinsi Kalimantan Selatan Dilanda Banjir

(Banjarmasin): Banjir terus terjadi di Kalimantan. Selain di Kalimantan Tengah (kalteng), banjir besar juga terjadi di Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan sejak Rabu (14/4) pagi. Hingga kini banjir masih merendam rumah 600 keluarga di empat kecamatan.

Wakil Bupati Balangan Ansyarudin mengatakan, banjir itu merupakan banjir terbesar dalam dua tahun terakhir.

Di Kecamatan Juai banjir telah menggenangi Desa Gelombang, Teluk Bayur, Mungkur Uyam, Juai, Wonorejo dan Buntu Karau. Di Kecamatan Halong, banjir menggenangi Desa Penyambaran, Bangkal Baruh dan Binjau, sedangkan di Kecamatan Paringin Selatan menggenangi Desa Baruh Bahino Dalam dan Murung.

Sementara di Kecamatan Tebing Tinggi banjir merendam wilayah Desa Abuin dan Mayano. Berbeda dengan Kecamatan Halong, Paringin Selatan, dan Tebing Tinggi yang mulai surut, banjir di kawasan Juai justru meninggi karena kawasan itu berada dalam dataran yang lebih rendah.

Air setinggi dada orang dewasa masih menggenangi sebagian jalan kabupaten dan jalan provinsi di Kecamatan Jaui sepanjang empat kilometer, selain menggenangi rumah-rumah warga.

Rumah warga yang tergenang hingga 1 hingga 1,5 meter, penghuninya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Banjir juga merendam sekitar 30 hektare lahan pertanian dan perkebunan warga di kecamatan tersebut, sehingga kini masyarakat tidak bisa lagi menyadap karet.

Sedangkan longsor juga terjadi antara lain di perbatasan antara Kabupaten Tapin dan Banjar, tepatnya di Desa Bagak, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin. Akibat bencana tersebut, warga yang tinggal di pedalaman tersebut terisolasi.

Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Tapin Rahman Ramli seusai meninjau lokasi longsor di Desa Bagak, Kamis (15/4), mengatakan, saat ini tim Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) setempat bersama masyarakat mulai membersihkan badan jalan desa dan kerusakan jembatan akibat longsor yang terjadi pada Rabu (14/4) petang.

Kondisi lokasi sudah mulai pulih, akses jalan desa yang sempat terputus di beberapa titik telah dibersihkan dari material longsor. Demikian juga dengan empat jembatan yang rusak karena tertimbun longsor, di sekitarnya sudah dibuatkan jembatan darurat.

Pembersihan longsoran yang menutupi badan jalan di lima titik antara Desa Bagak dan Desa Tarungin dilakukan warga setempat dan mengerahan alat berat dari sejumlah perusahaan tambang. Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu, namun kerugikan akibat rusaknya jembatan dan jalan desa diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Rahman menegaskan, longsor terjadinya akibat rusaknya kawasan hutan di wilayah sekitar karena maraknya aktivitas pertambangan dan tingginya curah hujan. Desa Bagak dan Desa Tarungin merupakan daerah terpencil di kaki Pegunungan Meratus.(*)

Berita lainnya :
------------------------------------------------------------------------------------


LINTAS BORNEO :
------------------------------------------------------------------------------------














------------------------------------------------------------------------------------

Editor by Mardedi on 4/16/2010 01:18:00 AM. Melalui feed , . Anda dapat mengikuti respon untuk entri ini melalui RSS 2.0. Jangan ragu untuk meninggalkan tanggapan.

0 komentar for "Empat Kecamatan di Provinsi Kalimantan Selatan Dilanda Banjir"

Berikan Tanggapan

Index Arsip

Lihat Komentar

Posting Terbaru