TERBARU

Situs ini tak lagi apdate. Kunjungi situs kami lainnya
SUARAPUBLIC.COM

|

Jalan Menuju Kecamatan Gunung Purei Kembali Rusak Parah

Dilokasi ini salah satu titip rusak paling parah dijalur darat me-
nuju Desa Lampoeng Kecamatan Gunung Purei. Mobil L300
pengangkut barang itu sudah dua malam berada di lokasi itu.
(MUARATEWEH) - Sudah menjadi langganan musim penghujan, jalan menuju Kecamatan Gunung Purei dan Kecamatan Teweh Timur kembali menjadi kubangan lumpur. Kondisi ini jelas menghambat transportasi ke dua kecamatan terjauh di wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalteng.

Menurut seorang warga Desa Lampeong, titik paling parah adalah jalur memasuki wilayah Lampeong. Dibeberapa kubangan lumpur, tak hanya mobil angkutan umum dan truk pengangkut sembako yang amblas, tapi mobil doble gardan pun turu terseok-seok melintasinya.

Kemudian mulai dari simpang Benangin hingga Jembatan Datan. Jalur itu sejak proyek perbaikan masuk memang tak pernah permanen diperbaiki. Padahal diketahui tanah diwilayah itu sulit kering lantaran pepohonan rindang masih lestari di sepanjang pinggir jalan.

Mestinya, kata warga, harus dipikirkan cara lain agar tak menimbulkan kubangan meski diguyur hujan lebat. "Saya hitung ada puluhan mobil yang belum sampi juga ketujuan Desa Lampoeng padahal mereka sudah lebih dari dua hari diperjalan," kata warga lainnya.

Ini sangat berbeda dengan kondisi sebenarnya. Sebab ke Desa Lampoeng hanya ditempuh kurang lebih 2,5 jam. "Kami minta harus segera ada solusinya. Bila berlarut-larut, bagaimana kami bisa mengangkut kebutuhan pokok ke kecamatan sementara stok sudah mulai menipis," celutuk seorang pedagang Lampeong.

Kondisi jalan yang tak pernah baik diwilayah dua kecamatan tersebut membuat warga setempat apatis terhadap keberadaan perusahaan kontruksi yang melakukan perbaikan jalan diwilayah sana. Sedangkan terhadap kerusakan jalan disana, warga minta pertanggungjawaban perusahaan mengingat dana dikeluarkan untuk proyek disana mencapai ratusan milyar.

"Sangat patut diragukan kinerja perusahaan yang melakukan perbaikan disini. Masa proyek dianggap selesai akhir tahun lalu, kok sekarang kembali rusak parah. Kami minta pihak terkait melakukan pengecekan, jangan sampai masyarakat dirugikan," ucap Agus, warga Lampeong.

Sekadar diketahui, pada jalur darat kota Muara Teweh, ibukota Kabupaten Barut-Kecamatan Teweh Timur-Kecamatan Gunung Purei, terdapat beberapa paket proyek perbaikan, baik yang sumber dananya berasal dari APBD Barut, APBD Provinsi Kalteng maupun biaya APBN.

Mulai simpang 34 hingga simpang Benangin, ruas lintasan berstatus jalan kabupaten sehingga pembiayaan digunakan melalui APBD. Sedangkan jalur Desa Benangin-Desa Lampeong-Batas Kaltim, status jalan provinsi sehingga pembiayaan melalui APBD Kalteng yang dibantu dana sharing dari APBN.

Proyek kabupaten, hingga kini telah menghabiskan dana kurang lebih Rp70 milyar, termasuk perbaikan jalan dan jembatan. Sedangkan proyek provinsi juga sudah menghabiskan anggaran APBD Kalteng dan APBN kurang lebih puluhan milyar.

Dukungan penuh pemerintah terhadap perbaikan jalan di dua kecamatan itu jelas membuat bingung masyarakat terhadap fakta saat ini, jalan kembali mengalami rusak parah. Bila benar kerusakan dijalan itu akibat tak beresnya pekerjaan kontraktor, warga berharap proyek tahun berikutnya perusahaan tersebut tak dilibatkan dalam tender.

"Kami harap begitu. Sebab akan percuma uang banyak digelontorkan pemerintah untuk memperbaiki jalan kami, toh tetap rusak karena perusahaan tak sunggung-sungguh mengerjakan kewajibannya," ucap Mulyadi, seorang anggota LSM asal Lampoeng.


Berita lainya :
------------------------------------------------------------------------------------------------

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


Fokus Kalteng :
------------------------------------------------------------------------------------------------

















------------------------------------------------------------------------------------------------

Editor by Mardedi on 4/24/2010 11:21:00 PM. Melalui feed . Anda dapat mengikuti respon untuk entri ini melalui RSS 2.0. Jangan ragu untuk meninggalkan tanggapan.

0 komentar for "Jalan Menuju Kecamatan Gunung Purei Kembali Rusak Parah"

Berikan Tanggapan

Index Arsip

Lihat Komentar

Posting Terbaru