Rakyat Indonesia Mempertanyakan Penuntasan Kasus Bank Century
(SUARAPUBLIC): Skandal Bank Century merupakan skandal terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Semua rakyat Indonesia mempertanyakan mengenai penuntasan kasus tersebut, karena sampai kini terasa tidak ada penanganan memadai, meski rekomendasi DPR-RI telah keluar."Kami baru saja selesai reses ke daerah dan saya sudah menemui konsitituen saya. Konstituen saya masih menanyakan penuntasan skandal Century," kata bekas anggota Pansus Centurygate, Maruarar Sirait, kepada wartawan di Jakarta Media Center (JMC) Minggu (18/4).
Politisi PDI Perjuangan ini mengaku, tidak mengetahui bagaimana dengan konstituen anggota DPR lainnya di daerah masing-masing. Tapi dia merasa yakin, anggota DPR lainnya juga ditanyakan hal yang sama. "Setahu saya, rakyat di berbagai daerah masih mempertanyakan DPR tentang skandal Century. Saya yakin, dari 560 anggota DPR yang ada, juga ditanyakan hal yang sama oleh konstitutennya,” paparnya.
Di tempat terpisah, aktivis mahasiswa dari Petisi 58, Haris Rusly Moti menegaskan, skandal Bank Century harus segera dituntaskan, karena bisa dijadikan tolok ukur apakah bangsa ini masih waras atau tidak."Kalau Century tak juga selesai, berarti kita semua sudah tidak waras," katanya.
Menurut Haris, skandal Bank Century tidak saja pertarungan akal sehat bangsa ini, tapi juga pertaruhan bagi kewibawaan institusi BPK dan DPR yang telah memutuskan bahwa penyaluran dana bailout bermasalah. Namun, pemerintah tidak juga melaksanakan rekomendasi DPR.
Haris menangkap kesan, pemerintah tidak menganggap lagi keberadaan DPR dan BPK. Kalau sudah seperti itu, sebaiknya dua institusi itu dibubarkan saja. “Karena tidak ada gunanya lagi. Toh hasil temuan BPK dan DPR tidak dianggap,” tandasnya.(*)
Beria lainnya :
------------------------------------------------------------------------------------
LINTAS GLOBAL :
------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------
