Diran Minta Aparat Bertindak Tegas
(SUARAPUBLIC) – Pasangan incumbent betul-betul gerah terhadap isu SARA yang dihebuskan pendukung calon lain menjelang Pilkada Kalteng 5 Juni mendatang. Jika sebelumnya Teras Narang menghimbau agar masyarakat jangan terpancing dengan isu SARA, kini giliran H Achmad Diran mengungkapkan hal yang sama.Bahkan Diran, lebih tegas terhadap penyebaran isu menyesatkan tersebut. Dia minta agar aparat berwajib menindak tegas pelaku penyebar isu SARA tersebut. “Hendaknya pihak Polri langsung menurunkan bila nanti dalam masa kampanye ada orasi politik yang mengarah pada hal sensitive, seperti masalah agama,” tegas Diran.
Wakil Gubernur Kalteng yang Pilkada 2010 ini kembali maju menjadi salah satu peserta berpasangan dengan Teras, mengatakan hal itu disela menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 5 juta buat pembangunan Mesjid Wonorejo, kemaren.
Dalam kesempatan yang sama, Diran juga menyerahkan bantuan uang tunia sebesar Rp2,5 juta buat pengembangan Sanggar Seni dan Tari di desa setempat. “Dalam Undang Undang Nomor 30, jelas mengatur larangan berkampanye menyinggung masalah SARA,” timpal Diran.
Dalam kesempatan silaturahmi tersebut, Diran juga memberikan informasi kepada masyarakat setempat bila Teras Gubernur Kalteng baru saja menerima penghargaan Bintang Maha Putra dari Presiden RI SBY. “Hanya ada tiga gubernur di Indonesia yang mendapat penghargaan itu. Jadi sebagai warga Kalteng wajar bila kita ikut berbangga,” kata Diran.
Tidak hanya menyinggung masalah keberhasilan Teras, Diran juga menarik simpatik masyarakat setempat melewati jalur lapangan pekerjaan. Dia menyarankan masyarakat Wonorejo yang mayoritas penduduk asal jawa, bila berminat bekerja di perkebunan sawit, hendaknya ikut melamar di perusahaan perkebunan di Pangkalanbun, Kotawaringin Barat.
Dipastikan mendaftar pada jalur aman, karena pihaknya sudah melakukan koordinasi dan akan membantu siapa saja yang hendak masuk bekerja pada perusahaan itu. Tapi tentunya ada syaratnya, si pelamar harus mendaftarkan melewati tim sukses Teras-Diran.
“Disana tengah membukan lowongan pekerjaan. Perusahaan tersebut sudah banyak menampung karyawan, terutama dari pulau jawa. Bahkan hampir 90% karyawan berasal dari jawa. Makanya kami saat ini memprioritaskan tenaga lokasl,” ucap Diran.
Diran juga memaparkan panjang lebar keberhasilan pembangunan berhasil diraih dia bersama Teras selama lima tahun menjadi pimpinan di provinsi Kalteng. Menurutnya, program pembangunan, terutama sarana dan prasaranan di perdesaan sudah menjadi target utama mereka.
“Saya bersama pak Teras berupaya meningkatkan pembangunan disegala bidang, terutama jalan dan jembatan yang menghubungkan kabupaten dengan provinsi, dengan kecamatan maupun antar kabupaten. Hanya hanya satu jembatan Kalahien di Barsel, kami anggap belum tuntas,” timpal Diran.
Ditegaskannya, bila tahun ini jalan dan jembatan akan selesai dikerjakan. Terbukanya akses menghubungkan Buntok (Barsel) dengan Palangkaraya, dianggap Diran merupakan salah satu dari keberhasilan dia bersama Teras lima tahun ini memimpin Kalteng. “Jauh lebih dekat dibanding kita melewati Banjarmasin. Saya sudah hitung, bedanya sekitar tujuh (7) jam,” ungkap Diran.
Sementara itu, Ketua Tim Sukses Teras–Diran wilayah Das Barito, Willy M Yoseph, menyatakan, pihaknya siap bersaing mendapatkan suara terbanyak dalam Pilgub 5 Juni nanti. “Masing-masing siap untuk memenangkan jagonya. Karenanya kami berupaya bekerja maksimal agar bisa memenangkan Pilkada Kalteng kali ini,” katanya.
Bupati Kabupaten Murung Raya dua periode tersebut mengakui perbaikan dan pembangunan sarana dan prasaranan di Kalteng masih belum tuntas. Untuk itu, bila nanti terpilih, calon mereka akan menuntaskan program pembangunan yang sudah direncanakan.
“Jalan dan jembatan Buntok-P Raya terutama yang masih belum tuntas. Itu salah satu prioritas pembangunan bila kita memangkan Pilkada tahun ini,” jelas Willy, yang dalam acara silaturahmi di Desa Wonorejo didampingi, Boerak Milton, Yusia S Tingan, Soeharto dan Wanto Ilas.
Diran diperkampungan mayoritas suku Jawa yang cukup padat penghuni tersebut juga berkesempatan melaksanakan sholat berjamaah bersama masyarakat setempat di Mesjid Wonorejo. Kesempatan itu dimanfaatkan Diran bersama rombongan tim sukses Teddy menyerahkan bantuan uang tunai Rp 5 juta buat perbaikan mesjid dan Rp 2,5 juta untuk pengembangan Sanggar Seni dan Tari didesa setempat. Langsung ke Halaman Fokus Kalteng....
Berita Lainnya :
--------------------
Baca Juga Fokus Kalteng :
---------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------
