Muslim Kalbar Kecam Israel
SUARAPUBLIC - Sebanyak 50 orang yang tergabung dalam Jamaah Muslim Kalbar dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar aksi damai memprotes penyerangan Israel terhadap relawan kamanusiaan dari berbagai negara yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.Penyerangan tersebut terjadi Senin (31/5), terhadap kapal sipil yang ingin memberikan bantuan kemanusiaan. Sebanyak 600 relawan dari 50 negara sekitar 16 relawan tewas dan 30 orang luka-luka. Aksi tersebut dilakukan di Bundaran Untan selama satu jam, dari pukul 8.30-09.30.
Dari aksi tersebut, beberapa pernyataan sikap yang diserukan oleh Hizbullah. Pertama mengecam keras penyerangan brutal Israel terhadap relawan yang tidak bersenjata, relawan tersebut bermaksud menyalurkan bantuan kemanuasiaan.
Kedua mendesak kepada pimpinan negara dunia untuk mengutuk dengan keras zionis Israel segera menghentikan penyerangan terhadap relawan.
Begitu pula yang dikatakan KAMMI dari pernyataan sikapnya yang diwakili oleh Imam Bukhori, koordinator aksi mengatakan keberingasan militer Israel terhadap negara Palestina tidak hanya ditunjukkan dengan memporakporandakan pemukiman, pembantaian warga sipil dan anak-anak, pelecehan wanita serta mengisolir jalur Gaza, namun saat ini semakin tidak berprikemanusiaan.
“Kepada seluruh masyarakt dunia, KAMMI menyatakan bahwa ini adalah pelanggaran HAM berat yang harus diberikan hukuman yang setimpal. Ini bukan hanya masalah umat Islam, namun juga persoalan masyarakat sebuah negara,” tegas Imam.
Beberapa pernyataan sikap oleh KAMMI, meminta masyarakat internasional mengecam dengan keras aksi brutal militer Israel terhadap aktivis kemanusiaan tersebut.
Kedua meminta pemerintah Indonesia agar mendesak dewan keamanan PBB memberikan sanksi hukum yang tegas terhadap Israel. Ketiga, meminta pemerintah Indonesia memutuskan hubungan bilateral dengan Israel sesegera mungkin.
Berita lainya:
--------------
Lintas Borneo:
--------------
------------------------------------------------------------------------------------------------
