Jalan Trans Kalteng di Desa Kalahien Terendam Banjir Setinggi 70 cm
![]() |
| dok.net |
Pantauan lapangan, jalan terendam air berada di Desa Kalahien dan Pararapak, Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Banjir terjadi sejak pekan ketiga April 2010 dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter (cm) hingga 70 cm. Jalan terendam sekitar lima kilometer, terpencar di beberapa lokasi.
Menurut Emilia warga Pararapak, banjir terjadi karena luapan Sungai Barito. Jalan hanya bisa dilewati sepeda motor dengan mempergunakan feri (perahu kecil yang digandeng dua). Kendaraan roda empat tak menyeberang dari Kalahien ke Pararapak maupun sebaliknya.
Para pengguna mobil mobil terpaksa harus berputar malalui jalan darat Provinsi Kalimantan Selatan. Waktu tempuh sekitar 12 jam. “Penumpang diseberangkan secara estafet dengan kelotok gandeng dua. Mobil terpaksa kembali, karena air terus pasang,” kata Agus, seorang sopir asal Muara Teweh, kemarin.
Kepala Bidang Transpotasi Darat, Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi, Kalteng James mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan dari kabupaten Barsel tentang banjir di ruas jalan trans Kalimantan. Pihaknya masih akan berkoordinasi, agar segera menemukan pemecahan masalah.
Menurut James, banjir yang merendam jalan nasional tersebut merupakan fenomena alam dan sering terjadi di kawasan itu apabila curah hujan tinggi. Bila banjir terjadi hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat kawasan itu dengan menggunakan feri. Sedangkan kendaraan roda empat harus melewati jalur lain yang lebih jauh dan lama waktu tempuhnya.(*)
Berita lainya :
------------------------------------------------------------------------------------------------
Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner
Fokus Kalteng :
------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------
