TERBARU

Situs ini tak lagi apdate. Kunjungi situs kami lainnya
SUARAPUBLIC.COM

|

Ruang Sel Tujuh Pejabat Korupsi Pemkot Samarinda Gabung Tahanan Lain

SUARAPUBLIC – Tak ada ampun bagi pejabat korupsi! Kasubsi Pengelolaan Rutan Sempaja Kelas IIA, Desman Situngkir menegaskan, tidak ada perlakuan khusus terhadap 7 orang pejabat pemkot yang ditahan di Rutan Sempaja. Mereka diberlakuan sama dengan para tahanan lain.

"Kami menempatkan mereka bersama para tahanan lainnya di sel Yupiter 5, 6, 8 dan 11, dengan kapasitas 4-5 orang penghuni," jabar Desman, Senin (19/4). Perlakuan khusus ini sangat tidak mungkin mengingat kapasitas rutan ini sendiri sudah over kapasitas. Saat ini, jumlah tahanan yang mendiami rutan mencapai 880 orang.

Ditanya apakah ada lobi dari pejabat pemkot agar memberlakukan 7 orang tananan pemkot secara khusus, Desman menegaskan tidak ada. "Wartawan boleh mengecek langsung sel mereka (7 tahanan pejabat pemkot). Mereka tidak ada perlakuan khusus," tegas Desman.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Fadly Illa berkesempatan menjenguk 7 orang pejabat pemkot yang ditahan di Rutan Sempaja karena kasus dugaan mark up pengadaan lahan gardu induk PLN senilai Rp 4,8 miliar, kemarin sore.

Fadly baru bisa menjenguk tadi sore sejak penahanan 7 orang pejabat pemkot pada Jumat (16/4). "Kedatangan saya kali ini hanya memberikan semangat kepada mereka. Biar mereka tabah menghadapi cobaan ini," kata Fadly usai menjenguk para tahanan tersebut.

Namun, Fadly menolak berkomentar lebih lanjut soal kronologi kasus pengadaan lahan gardu induk PLN itu. "Waktu itu, saya masih menjabat asisten III, sedangkan sekdanya almarhum Pak Saili," ucapnya. Ia juga enggan berkomentar apakah kasus ini nantinya akan menyeret pejabat pemkot yang lebih tinggi.

Sementara itu, tujuh orang pejabat pemkot yang ditahan di Rutam Sempaja, yakni Hamka Halek, Staf Ahli Pemkot Samarinda; Supriyadi Semta, Kepala Dinas Perhubungan Samarinda; I Made Mandika, Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda; Yosep Barus, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Kota; Syaifullah, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan; Abdullah, Kepala Bagian Perlengkapan (Kepala Badan Perizinan Terpadu Samarinda) dan Awal Hatmadi Lurah Pulau Atas (kini Lurah Sungai Kapih).


Berita lainya :
------------------------------------------------------------------------------------------------

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


Lintas Borneo :
------------------------------------------------------------------------------------------------















------------------------------------------------------------------------------------------------

Editor by Mardedi on 4/20/2010 09:09:00 AM. Melalui feed , . Anda dapat mengikuti respon untuk entri ini melalui RSS 2.0. Jangan ragu untuk meninggalkan tanggapan.

0 komentar for "Ruang Sel Tujuh Pejabat Korupsi Pemkot Samarinda Gabung Tahanan Lain"

Berikan Tanggapan

Index Arsip

Lihat Komentar

Posting Terbaru