TERBARU

Situs ini tak lagi apdate. Kunjungi situs kami lainnya
SUARAPUBLIC.COM

|

Satu Rumah Hanyut Dibawa Arus

(Muarateweh): Banjir akibat luapan air Sungai Teweh (anak Sungai Barito) di Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menyisakan kesedihan bagi sebuah keluarga di Desa Lampeong II. Keluarga itu harus kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka hanyut dibawa arus deras.

Selain tempat tinggal mereka, satu buah kios milik tetangganya rusak berat juga akibat terjangan derasnya arus air. Hingga Kamis (15/4/2010) sore, sejumlah warga masih mengungsi lantaran genangan air dalam rumah masih setinggi pinggang orang dewasa.

Untungnya tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hal ini dikarenakan, saat arus deras menerjang rumah tersebut, semua penghuninya sudah mengungsikan diri di rumah kerabat mereka.

"Kondisi tanah di lokasi rumah itu memang rawan longsor karena terletak persisi di mulut pantai. Untungnya penghuni tak ada dalam rumah sehingga hal tak diinginkan tak terjadi," ucap Budi Alamsyah, warga Desa Lampoeng via selular, Kamis (15/4/2010) malam.

Sementara itu, Camat Gunung Purei Haderani, mengabarkan, kini genangan air mulai surut. Namun banjir masih merendami sejumlah desa yang berada dipinggir sungai. "Dalam rumah masih setinggi lutut orang dewasa," ucapnya.

Desa terparah diterjang banjir yang terjadi sejak Rabu (14/4) sore itu adalah Desa Lampeong II seberang. Sedikitnya puluhan rumah masih terendam air. "Memang saat itu arus sungai sangat deras, namun kini banjir sudah surut dengan perlahan," timpal Camat Gunung Purei.

Banjir akibat hujan lebat sepanjang hari di kecamatan yang berbatasan dengan Kalimantan Timur ini memang bagi masyarakat setempat sudah biasa. Menurut Camat, banjir terjadi hanya beberapa jam sekitar 3-4 jam, setelah itu surut kembali.

"Saat ini petugas kami sedang mendata nilai kerugian warga korban banjir, namun belum diketahui apakah ada korban jiwa," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Barut Asil Sirait mengatakan pihak telah menurun petugas Satkolak Penanggulangan Bencana ke Kecamatan Gunung Purei.

"Petugas kami ke sana juga membawa bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya untuk korban banjir," katanya.

Tim Satkorlak juga dibantu sejumlah petugas kesehatan kini sudah berada di lokasi untuk memberikan layanan kepada masyarakat. "Kita harapkan banjir terus surut, sehingga memudahkan petugas di lapangan," katanya.

Sejumlah unsur muspida Kamis (15/4/2010) pagi, juga telah berangkat kelokasi banjir di Desa Lampoeng. Namun hasil peninjauan langsung pejabat Pemkab Barut itu masih belum diketahui.


Berita lainnya...
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------




Fokus KALTENG...
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------































==========================================================================

Editor by Mardedi on 4/15/2010 10:48:00 PM. Melalui feed . Anda dapat mengikuti respon untuk entri ini melalui RSS 2.0. Jangan ragu untuk meninggalkan tanggapan.

0 komentar for "Satu Rumah Hanyut Dibawa Arus"

Berikan Tanggapan

Index Arsip

Lihat Komentar

Posting Terbaru